Manusia Yang Unggul dalam Humanitas, Kecerdasan, Kajujuran, Kedisiplinan, dan Pelayanan
Dalam upaya berkelanjutan untuk meningkatkan kompetensi guru, SMP Xaverius 2 Bandar Lampung menyelenggarakan workshop bertajuk “Pemanfaatan IFT (Interactive Flat Panel) untuk Peningkatan Kompetensi Guru dalam Pengembangan Pembelajaran Berbasis Projek ”. Pada Jumat- Sabtu, 28-29 November 2025. Kegiatan ini berlangsung di lingkungan sekolah dan diikuti oleh seluruh guru SMP Xaverius 2 Bandar Lampung sebagai peserta aktif.
Workshop ini sekaligus menjadi salah satu media berbagi praktik baik teman sejawat yang menjadi narasumber yaitu Ibu Yuliana Sariyanti, S.Pd.,dengan materi Pola Pikir Berkembang atau PPB sebagai dasar untuk memaknai perubahan sebagai tantangan untuk pengembangan diri, dan Bapak Vincen Simatupang, S.Si., serta Bapak T.Hendri Nugroho, S.Kom., dengan materi Pemanfaatan IFT (Interactive Flat Panel) untuk pembelajaran. Dengan pengalaman dan pemahaman yang sudah dipersiapkan, para pemateri menyampaikan materi secara komunikatif dan berhasil memberikan materi secara komprehensif dan mudah dipahami, sehingga para peserta mengikuti setiap sesi dengan antusias dan partisipatif.
Dalam paparannya, Ibu Yuliana menekankan pentingnya growth mindset atau pola pikir berkembang sebagai fondasi utama dalam proses pendidikan masa kini. Guru sebagai fasilitator pembelajaran diharapkan mampu menumbuhkan semangat belajar yang berkelanjutan, mendorong siswa untuk tidak takut gagal, dan berani mencoba serta mengevaluasi proses belajar mereka. Materi workshop mencakup berbagai topik penting, antara lain:
Sesi workshop juga memberikan ruang diskusi di mana para guru saling bertukar pengalaman pada proses pendidikan zaman dulu dan masa kini. Melalui kegiatan ini, peserta tidak hanya menerima materi, tetapi juga terlibat aktif dalam pemanfaatan Interactive Flat Panel. Kepala SMP Xaverius 2 Bandar Lampung, Ibu Sisilia Surasi Andriani, S.Si., M.M., menyampaikan apresiasinya kepada seluruh guru yang mengikuti kegiatan ini dengan semangat tinggi. Beliau juga menyampaikan terima kasih khusus kepada Ibu Yuliana Sariyanti, S.Pd., Bapak Vincen Simatupang, S.Si., dan Bapak T.Hendri Nugroho, S.Kom., yang telah memberikan wawasan baru serta memperkuat peran guru dalam membentuk generasi pembelajar yang mandiri, reflektif, dan adaptif terhadap perkembangan zaman. Dengan workshop ini diharapkan semua guru mampu meningkatkan kompetensinya dalam Pemanfaatan IFT (Interactive Flat Panel) untuk Peningkatan Kompetensi Guru dalam Pengembangan Pembelajaran Berbasis Projek
SALAM XAVEPA GEMILANG!
Penulis : Maria Angelina Hutagalung, S.Pd dan Sisilia Surasi Andriani, S.Si.,M.M
Pada Jumat, 14 November 2025, semangat literasi para peserta kembali berkumpul di Gedung Pelayanan Perpustakaan Kota Bandar Lampung. Memasuki hari kedua Bimbingan Teknis (Bimtek) Kepenulisan Berbasis Konten Budaya Lokal, suasana semakin hidup. Acara berlangsung dari pukul 09.00 hingga 11.00 WIB, dengan rangkaian materi yang semakin mendalam dan menggugah.
Pada kesempatan ini, peserta mendapat pembekalan dari Dr. Purwanto Putra, S.Hum., M.Hum., seorang literasi coach, anggota Tim Literasi Provinsi Lampung, serta Koordinator Program Studi D3 Perpustakaan FISIP Universitas Lampung. Beliau dikenal sebagai akademisi sekaligus penulis yang aktif memperjuangkan literasi budaya melalui berbagai karya dan penelitian.
Dalam pemaparannya, Dr. Purwanto mengajak peserta mengenal lebih dekat dunia penulisan esai dan feature. Beliau menegaskan bahwa esai bukan sekadar rangkaian kata dan gagasan, melainkan luapan perasaan, pemikiran, serta pengalaman batin yang hidup dalam diri penulis. "Esai lahir dari percikan batin," ujar beliau, "bukan dari sekadar laporan atau uraian fakta."
Beliau juga kembali menguraikan ciri-ciri esai, sehingga para peserta dapat membedakannya dari bentuk tulisan lainnya. Esai memiliki bentuk prosa, bersifat argumentatif, singkat, menyimpan kesan sesaat, tidak bertujuan memecahkan masalah, dan tidak mempermasalahkan proporsi antarbagian tulisan. Penekanan ini membuka pemahaman baru bagi para peserta bahwa esai memiliki keluwesan ekspresi yang sangat kaya.
Lebih jauh, Dr. Purwanto menjelaskan tiga jenis esal yang umum ditulis, yaitu esai informatif, esai. tinjauan, dan esai riset. Masing-masing memberikan ruang eksplorasi bagi penulis untuk menyuarakan gagasan dengan kedalaman refleksi sesuai kebutuhan tema.
Setelah membahas karakteristik esai, peserta diajak mempelajari langkah-langkah menyusun esai yang baik. Tahapan ini dijelaskan secara runtut agar mudah diterapkan:
Materi semakin kaya ketika Dr. Purwanto membagikan pengalaman pribadinya dalam dunia kepenulisan. Beliau telah menerbitkan dua buku, yakni Srinthil "Mbako Pulung". Kreasi Sukses Agribisnis Tembakau Masyarakat Jawa Temanggung (Perpusnas Press, 2024) serta Lubuk Larangan: Etnosains dan Lingkungan dalam Mewujudkan Pembangunan Berkelanjutan, yang meraih Juara 1 Esai Konteks IPB University pada tahun 2020. Pengalaman ini menjadi inspirasi bagi para peserta bahwa karya budaya dapat berdampak luas jika ditulis dengan sungguh-sungguh.
Pada hari kedua ini, terlihat bahwa pemahaman peserta semakin matang dalam mengolah gagasan budaya lokal menjadi tulisan bernilai. Jika pada hari pertama mereka dilatih mengenali potensi budaya, maka hari kedua memperkuat kemampuan teknis menuliskan gagasan tersebut secara runtut dan bermakna.
SMP Xaverius 2 Bandar Lampung kembali menunjukkan antusiasme yang tinggi. Pendampingan guru serta semangat para peserta menjadikan kegiatan ini sebagai ruang penting dalam mengasah keterampilan menulis yang berakar pada budaya sendiri.
Sebagai penutup, disampaikan bahwa Bimtek akan kembali dilaksanakan pada tanggal 21 November 2025, yang menjadi hari terakhir pengumpulan karya peserta. Kesimpulan penutup ini disampaikan oleh istri dari Dr. Purwanto, yang menggarisbawahi pentingnya menulis esai secara kreatif. Beliau menekankan bahwa selain membaca, menentukan judul yang sesuai merupakan bagian penting dalam menarik perhatian pembaca. Tema yang sederhana, dekat dengan kehidupan nyata, justru sering menghasilkan esai yang kuat. Yang terpenting adalah kemampuan penulis mengulas kembali gagasannya sehingga setiap pembaca dapat melihat, membaca, dan merasakan pesan yang ingin disampaikan.
Dalam pesan penutupnya, beliau menegaskan bahwa menulis esai bukan sekadar keterampilan, melainkan cara membagikan pengalaman batin kepada orang lain. Dari tulisan yang sederhana pun, seorang penulis dapat menghadirkan makna besar yang mampu menyentuh pembaca.
Dengan berakhirnya sesi hari kedua, semakin tampak bahwa gerakan literasi budaya ini telah menumbuhkan generasi muda terhadap budaya lokal dan SMP Xaverius 2 Bandar Lampung menjadi bagian penting dalam perjalanan literasi tersebut.
Penulis : Lutgardis Cristabel Fanisha 9D
Seluruh keluarga besar Xaverius merayakan pesta Pelindung St. Fransiskus Xaverius, tepatnya Rabu, 3 Desember 2024. Begitu juga di kompleks SMP–SMA Xaverius Pahoman, perayaan ini berlangsung dengan Misa Syukur yang dipimpin oleh Romo Piet Yoenanto Sukowiluyo. Misa dilaksanakan di aula sekolah dan diikuti oleh seluruh karyawan SMP–SMA Xaverius Pahoman, para peserta didik beragama Katolik, serta para purna bakti Xaverius yang hadir untuk ambil bagian dalam sukacita ini.
Dalam homilinya, Romo Piet menjelaskan sedikit tentang sejarah hidup St. Fransiskus Xaverius. Beliau lahir pada tahun 1506 di Navarra, Spanyol, dan merupakan salah satu pendiri Serikat Yesus (Jesuit) bersama St. Ignatius Loyola. St. Fransiskus Xaverius dikenal sebagai misionaris besar yang mewartakan Injil ke berbagai negara seperti India, Jepang, dan beberapa wilayah di Indonesia. Melalui keteladanannya, Romo mengajak kami semua untuk menjadi “misionaris kecil” yang membawa terang dan kebaikan di lingkungan sekolah, rumah, maupun tempat lain. Menurut Romo, menjadi misioner tidak harus pergi jauh, tetapi dimulai dari tindakan sederhana: membantu teman, berkata jujur, hidup rukun, dan menunjukkan kasih pada sesama.
Perayaan tahun ini mengusung tema “Melangkah dalam Cahaya Kristus, Berkarya dalam Spirit Misioner St. Fransiskus Xaverius.”Tema ini mengingatkan kami bahwa setiap orang dapat berkarya dengan baik dan meneruskan semangat misioner St. Fransiskus Xaverius melalui hal-hal kecil setiap hari.
Setelah misa dan berkat penutup selesai, acara ditutup dengan penampilan tari dari peserta didik SMP Xaverius 2 Bandar Lampung. Tarian ini menjadi puncak sukacita perayaan dan menunjukkan bahwa semangat berkarya juga bisa diwujudkan melalui seni dan kreativitas.
Melalui peringatan pesta pelindung ini, seluruh peserta didik diharapkan semakin bersemangat untuk hidup dalam terang Kristus, menjadi pribadi yang baik, dan membawa pengaruh positif di mana pun berada, seperti yang diteladankan oleh St. Fransiskus Xaverius.
Penulis : Lutgardis Cristabel Fanisha 9D
Pada hari Selasa, 2 Desember 2025, SMP Xaverius 2 Bandar Lampung kembali menyelenggarakan sebuah kegiatan inspiratif yang menambah wawasan para peserta didik, yaitu Deklarasi Sekolah Ramah Anak (SRA) . Kegiatan ini berlangsung dari pukul 09.00 hingga 12.00 WIB. Pada pagi hari, seluruh peserta didik memulai aktivitas dengan mengikuti sesi perwalian bersama wali kelas masing-masing sebagai pembuka hari.
Pada pukul 09.00 WIB, acara Deklarasi SRA resmi dimulai dan dibuka dengan meriah melalui penampilan dari Tim Band Ekstrakurikuler SMP Xaverius 2 Bandar Lampung. Acara dipandu oleh MC, yaitu Bu Anggun dan Pak Bedut , rangkaian kegiatan yang dibuka dengan menyanyikan lagu Indonesia Raya dan Mars Xaverius secara khidmat, dilanjutkan dengan doa pembuka acara.
Selanjutnya, para tamu undangan disuguhkan penampilan Tari Tradisional oleh para siswi SMP Xaverius 2 Bandar Lampung. Setelah itu acara berlanjut ke sesi sambutan. Sambutan pertama disampaikan oleh Kepala SMP Xaverius 2 Bandar Lampung, Ibu Sisilia Surasi Andriani, S.Si., M.M. Dalam sabutannya ibu Sisilia menjelaskan bahwa dasar SMP Xaverius 2 Bandar Lampung memberanikan diri untuk Deklarasi SRA adalah salah satu rekomendasi prioritas Raport Pendidikan SMP Xaveius 2 tahun 2025, rekomendasi Yayasan Xaverius Tanjung Karang dalam Sosialisasi Sekolah Ramah Anak tahun 2025 dan rencana tindak lanjut (RTL) rapat dewan guru SDM kependidikan SMP Xaverius 2, awal tahun ajaran 2025/2026 .
Sambutan berikutnya disampaikan oleh Ketua Yayasan Xaverius Tanjung Karang, RD. Andreas Sutrisno, yang berterima kasih kepada seluruh warga sekolah dan semua pihak yang mendukung tersenggaranya deklarasi SRA ini. Sambutan terakhir oleh Kepala Dinas Pemberdayaan Perempuan Perlindungan Anak (PPPA) Kota Bandar Lampung, Ibu Marhamah, beliau menyatakan rasa bangganya atas deklarasi SRA ini, karena diharapkan semua sekolah menjadi tempat yang nyaman dan aman untuk belajar, dengan daya dukung yang terus menerus diupayakan oleh seluruh warga sekolah.
Setelah rangkaian sambutan, acara kembali dimeriahkan oleh penampilan Modern Dance dari peserta didik. Kemudian tibalah pada inti acara, yaitu pembacaan dan penyampaian Deklarasi Satuan Pendidikan Sekolah Ramah Anak oleh Ibu Sisil yang diikuti oleh seluruh peserta didik, warga sekolah, serta tamu undangan. Kegiatan dilanjutkan dengan penandatanganan komitmen bersama oleh para tamu undangan, perwakilan guru, dan perwakilan murid sebagai wujud dukungan terhadap implementasi Satuan Pendidikan Ramah Anak.
Usai penandatanganan, acara berlanjut dengan sesi foto bersama, kemudian dilanjutkan dengan yel-yel “Tepuk SRA” dan “Tepuk Hak Anak” yang penuh semangat oleh seluruh peserta. Di penghujung acara, Tim Band Ekstrakurikuler SMP Xaverius 2 Bandar Lampung kembali tampil membawakan beberapa lagu penutup sebelum acara resmi ditutup oleh MC. Demikianlah berlangsungnya kegiatan Deklarasi Satuan Pendidikan Ramah Anak SMP Xaverius 2 Bandar Lampung.

Salam Xavepa Gemilang
Genggam Masa Depan Cemerlang
(Jesslyn Jacinda)
Perjalanan zaman kini tak berarti selalu membawa koper besar dan pergi menaiki bus atau pesawat. Lewat layar digital, kita bisa "jalan-jalan" tanpa harus meninggalkan sekolah. Begitulah kegiatan di SMP Xaverius 2 Bandar Lampung pada tanggal Rabu, 12 November 2025.
Study tour merupakan salah satu kegiatan di luar sekolah yang diadakan oleh SMP Xaverius 2 dalam dua tahun sekali. Walaupun terdapat beberapa murid yang tidak mengikuti kegiatan ini, mereka masih tetap dapat mengikuti study tour secara online di dalam kelas bersama teman teman yang lain.
Sebelum melakukan study tour online, pembelajaran hari ini diawali dengan menonton video bertemakan "Adab" dan para murid diminta untuk mengerjakan soal mengenai video tersebut dan memahami pesan video tersebut. Setelah itu, barulah para murid melakukan study tour online.
Destinasi study tour online kali ini adalah Pantai Melasti, di kota Bali! Salah satu pantai terindah di bagian Selatan Bali. Daya tarik utama pantai ini antara lain adalah hamparan pasir putih yang bersih dan air laut biru yang jernih. Pantai Melasti menjadi destinasi favorit para wisatawan karena akses masuk yang mudah dan tiketnya yang murah. Fasilitas wisata seperti spot foto yang cantik, tempat parkir yang luas, serta tempat bersantai dipinggir pantai juga menjadi faktor pendukung.
Selain menjadi tempat wisata yang indah, Pantai Melasti juga menjadi tempat ritual acara keagamaan umat Hindu Bali (terutama Upacara Melasti yang dilakukan menjelang hari raya Nyepi). Ombaknya yang tenang dan air laut di Pantai Melasti dianggap suci dan dipercaya dapat membersihkan segala kotoran lahir dan batin. Sehingga membuat Pantai Melasti juga memiliki makna spiritual yang kuat bagi masyarakat Bali.
Setelah selesai menonton video yang ditayangkan, para murid mulai berdiskusi dan menjawab pertanyaan yang diberikan oleh guru pendamping di buku mereka masing masing. Dengan begitu, kegiatan pembelajaran study tour online tetap menambah pengetahuan, pengalaman, dan wawasan dengan cara yang lebih efisien.
Penulis : Natasha Giselle (8E)
SMP Xaverius 2 Bandar Lampung mengikuti kegiatan ke dua destinasi di Bali, yaitu Tari Barong dan juga Tanjung Benoa yang memberikan pengalaman seru dan juga belajar hal baru. Kegiatan hari Rabu, 12 November 2025 tentu bermanfaat dan hampir sayang sekali jika dilewatkan karena kegiatan study tour ini hanya berlangsung dua tahun sekali. Bagi murid-murid yang tidak mengikuti study tour akan mendapatkan pengalaman yang sama tetapi secara online.
Menariknya, kegiatan study tour ini dilaksanakan juga di sekolah agar murid-murid yang tidak mengikuti study tour dapat merasakan pengalaman yang sama walaupun berlangsung secara online dengan bimbingan guru yang mengajar. Tetapi, mereka juga akan diberi tugas observasi dari yang ditunjukkan oleh guru yang membimbing.
Hari ini adalah hari kelima dari kegiatan study tour bagi yang mengikuti, tetapi ini merupakan hari ketiga bagi murid yang mengikuti study tour secara online. Dalam kegiatan hari ini, para murid akan diajak untuk menyaksikan pertunjukkan tari Barong dan mengunjungi Tanjung Benoa yang indah. Tentu, bagi yang mengikutinya secara online bisa ikut dalam kegiatan ini dengan menontonnya lewat video yang ditampilkan oleh guru mereka masing-masing.
Tari Barong merupakan pertunjukkan tari yang menggambarkan pertarungan antara kebaikan (Barong) dan kejahatan (Rangda). Makna dari Tari ini sendiri adalah tentang keseimbangan antara baik dan buruk dalam kehidupan. Ada empat tokoh dalam Tari ini yaitu Barong, Rangda, pengikut Rangda dan juga prajurit Barong. Tari Barong berasal dari tradisi pra-Hindu di Bali, yang dulu merupakan ritual pemujaan roh pelindung desa. Tempat pementasan Tari Barong yang paling populer di Bali ada di Desa Batubulan, Gianyar. Alasannya adalah tempatnya yang sudah terkenal secara global dan juga pertunjukkan yang rutin setiap hari.
Sedangkan, Tanjung Benoa adalah salah satu destinasi wisata terkenal di Bali yang terletak di Kecamatan Kuta Selatan, Kabupaten Badung. Kawasan ini dikenal sebagai pusat wisata bahari yang ramai dikunjungi wisatawan lokal maupun mancanegara. Pantai Tanjung Benoa memiliki pasir putih yang lembut dan air laut yang tenang, sehingga sangat cocok untuk berbagai aktivitas air. Tempat ini terkenal dengan berbagai permainan air seperti banana boat, parasailing, jet ski, snorkeling, diving, hingga sea walker.
Selain itu, wisatawan juga dapat mengunjungi Pulau Penyu, tempat penangkaran kura-kura yang dapat dicapai dengan perahu kaca sambil menikmati pemandangan laut. Di kawasan ini juga terdapat Pura Dalem Ning Lan Tanjung Benoa sebagai tempat ibadah umat Hindu, serta Klenteng Caow Eng Bio yang menjadi simbol kerukunan dan toleransi antarumat beragama. Di sekitar kawasan ini ada berberapa fasilitas wisata seperti hotel, restoran dan lain lain.
Program study tour SMP Xaverius 2 Bandar Lampung ini adalah program yang bermanfaat dan juga menarik karena walaupun tidak semua peserta didik mengikuti study tour, mereka dapat merasakannya juga secara online. Program study tour ini juga membuktikan bahwa belajar sambil berwisata tidak selamanya menjadi bosan, tetapi seru walaupun kita melaksanakan secara online juga di kelas.
Penulis: Priscila Cleverley Dyandra 8E
Editor: Th. Ratih Indriani
Senin, 10 November 2025, suasana pagi di SMP Xaverius 2 Bdl dan SMA Xaverius Bandar Lampung terasa berbeda dari biasanya. Lapangan sekolah dipenuhi oleh siswa-siswi yang telah bersiap dengan tertib untuk memperingati Hari Pahlawan. Petugas upacara kali ini merupakan gabungan dari siswa SMP dan SMA yang bekerja sama agar jalannya upacara semakin kompak dan tertib.
Siswa SMA mengenakan pakaian adat serta atribut bertema budaya, sedangkan siswa SMP tetap memakai seragam lengkap. Perpaduan dua penampilan tersebut menciptakan suasana yang berwarna namun tetap khidmat. Upacara dimulai dengan para pemimpin barisan yang menyiapkan peserta di tempat masing-masing. Setelah semua siap, pemimpin upacara memasuki lapangan dan menerima penghormatan. Tidak lama kemudian, pembina upacara memasuki lapangan dengan penuh wibawa dan disambut penghormatan dari seluruh peserta.
Saat lagu Indonesia Raya dikumandangkan, seluruh peserta berdiri tegak dengan penuh semangat. Pasukan Pengibar Bendera berjalan gagah menuju tiang bendera dalam formasi serempak. Momen pengibaran bendera berlangsung dengan khidmat dan penuh rasa bangga. Setelah itu, seluruh peserta mengheningkan cipta untuk mengenang jasa para pahlawan, khususnya para pahlawan di bidang pendidikan. Rangkaian upacara dilanjutkan dengan pembacaan teks Pancasila dan Pembukaan UUD 1945. Selanjutnya, seluruh peserta bersama-sama menyanyikan lagu wajib nasional “Gugur Bunga” dan “Mars Xaverius”. Suara para siswa terdengar kompak dan penuh semangat, menciptakan suasana yang haru sekaligus membangkitkan jiwa nasionalisme.
Dalam amanat pembina upacara, beliau menyampaikan pesan yang mendalam. Menurut beliau, pahlawan masa kini bukan lagi yang berjuang di medan perang, melainkan mereka yang berani melawan rasa malas dalam diri sendiri. Setiap orang dapat menjadi pemimpin, setidaknya menjadi pemimpin bagi dirinya sendiri, yang tahu arah, bertanggung jawab, dan mau terus berkembang.
Setelah amanat pembina, diumumkan pemenang lomba storytelling dengan tema “Pahlawan Masa Kini”. Juara pertama tampil membawakan ceritanya di depan seluruh peserta upacara. Cerita tersebut mengisahkan seorang guru muda yang tetap semangat mengajar di sekolah pinggiran kota meskipun sering diremehkan. Melalui kisah itu, para siswa diingatkan bahwa perjuangan tidak selalu berupa tindakan besar, melainkan juga dapat muncul dari hal-hal kecil yang dilakukan dengan kerja keras.
Upacara ditutup dengan doa, laporan dari pemimpin upacara, serta penghormatan terakhir kepada pembina. Seluruh rangkaian kegiatan berlangsung dengan tertib, lancar, dan penuh makna. Peringatan Hari Pahlawan tahun ini menjadi pengingat bagi seluruh siswa SMP Xaverius 2 Bandar Lampung bahwa semangat juang tidak berhenti di masa lalu. Setiap orang dapat menjadi pahlawan melalui tindakan nyata, semangat belajar, dan tekad untuk tidak mudah menyerah.
Salam Xavepa Gemilang
Genggam Masa Depan Cemerlang
Marlene Abigail Liguna
Pada Selasa, 11 November 2025, SMP Xaverius 2 Bandar Lampung melaksanakan program study tour yang diikuti oleh beberapa peserta didik. Kegiatan ini bertujuan untuk memberikan pengalaman belajar di luar kelas melalui kunjungan ke berbagai tempat wisata dan edukatif. Namun, bagi peserta didik yang tidak mengikuti study tour secara langsung, sekolah tetap menyelenggarakan kegiatan pembelajaran melalui study tour online. Menariknya, kegiatan study tour online ini tetap dilaksanakan di lingkungan sekolah, sehingga para siswa tetap hadir dan belajar bersama teman-teman di kelas dengan bimbingan guru.
Hari ini merupakan hari keempat pelaksanaan study tour, namun menjadi hari kedua bagi siswa yang mengikuti study tour online. Dalam kegiatan virtual ini, para siswa diajak berkunjung secara daring ke Pulau Bali, yaitu ke dua tempat wisata terkenal Tanah Lot dan Pantai Kuta. Tanah Lot merupakan salah satu destinasi ikonik di Bali yang terkenal dengan pura yang berdiri kokoh di atas batu karang besar di tepi laut. Pemandangan matahari terbenam di Tanah Lot menjadi daya tarik utama yang membuat tempat ini selalu ramai dikunjungi wisatawan. Selain keindahan alamnya, Tanah Lot juga memiliki nilai budaya dan spiritual yang tinggi bagi masyarakat Bali.
Sementara itu, Pantai Kuta dikenal sebagai salah satu pantai paling populer di Bali, dengan hamparan pasir putih yang luas dan ombak yang cocok untuk berselancar. Keindahan matahari terbenam di Pantai Kuta juga menjadi momen yang dinanti-nantikan oleh para wisatawan. Suasana pantai yang ramai dan penuh keceriaan membuat siswa yang mengikuti study tour online dapat merasakan semangat wisata dan belajar mengenai kekayaan alam serta budaya Indonesia.
Kegiatan study tour online ini dilakukan melalui tayangan video, foto, serta penjelasan dari guru pendamping di kelas. Setelah menyimak tayangan dan berdiskusi bersama, para siswa diberikan pertanyaan yang berkaitan dengan tempat wisata yang dikunjungi secara virtual. Dengan cara ini, siswa tetap belajar aktif, berpikir kritis, dan memperoleh pengalaman baru tanpa meninggalkan sekolah. Program study tour online di SMP Xaverius 2 Bandar Lampung menjadi bukti bahwa belajar bisa tetap seru dan bermakna, meskipun dilakukan dari ruang kelas.
Penulis: Lutgardis Cristabel Fanisha 9D
Editor: Th. Ratih. I
© Copyright 2019 SMP Xaverius 2 Bandar Lampung